, ,

Senyum Sumringah Herman, Petugas Hansip Yang Tabah Donor Darah Hingga Dapat Motor

Dari Tangan Penuh Kasih, Pak Hansip Raih Motor Impian di Polres Tasikmalaya

Tasikmalaya Sebuah bukti nyata bahwa kebaikan tulus pasti akan dibalas dengan cara yang tak terduga. Senyum sumringah tak henti menghiasi wajah Herman (52), seorang petugas Hansip Perlindungan Masyarakat asal Kampung Bongkor, Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu. Pria sederhana ini menjadi bukti hidup bahwa niat ikhlas untuk menolong sesama melalui donor darah, justru mengantarkannya pada “durian runtuh” yang sangat berarti: sebuah sepeda motor matik baru.

Senyum Sumringah Herman, Petugas Hansip Yang Tabah Donor Darah Hingga Dapat Motor
Senyum Sumringah Herman, Petugas Hansip Yang Tabah Donor Darah Hingga Dapat Motor

Baca Juga : Bukan Cuma Pelanggaran, Ini Upaya Sistematis Tipu Publik

Kisah inspiratif ini berawal dari kegiatan donor darah akbar bertajuk “1.000 Labu Darah untuk Masyarakat” yang digelar Polres Tasikmalaya Kota di halaman Mapolres. Herman, dengan hati yang tulus, hanya berniat menyumbangkan darahnya untuk sesama. Tak sedikit pun terbesit dalam pikirannya untuk memperoleh imbalan. Namun, takdir berkata lain. Dalam undian berhadiah yang diselenggarakan panitia, nama Herman terpilih sebagai pemenang utama, mengalahkan ribuan pendonor lainnya.

“Alhamdulillah, ini benar-benar di luar dugaan. Saya cuma ingin donor darah saja, biar bisa bermanfaat buat orang yang membutuhkan. Tidak pernah terbayang dapat hadiah sebesar ini,” ujar Herman dengan suara bergetar penuh syukur, usai menerima kunci motor dari Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moch Faruk.

Kebiasaan baiknya mendonor darah rupanya menjadi jalan keberuntungannya. Herman mengisahkan, dia diajak secara langsung oleh anggota Polsek Sukaratu untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. Tanpa pikir panjang, ia pun menyanggupi.

“Saya diajak Pak Polisi dari Polsek Sukaratu, ya saya ikut saja. Saya sudah beberapa kali donor, dan rasanya itu enak. Badan jadi terasa harampang (ringan dan bugar) keesokan harinya. Jadi selain bermanfaat untuk orang lain, untuk diri sendiri juga terasa dampaknya,” tuturnya sambil tersenyum.

Lebih dari Sekadar Undian: Sebuah Gerakan Kemanusiaan yang Membara

Acara donor darah yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-24 Kota Tasikmalaya ini bukanlah kegiatan biasa. Panitia dengan gemilang berhasil menciptakan sebuah event yang penuh antusiasme dengan menyediakan sejumlah hadiah menarik. Selain 1 unit sepeda motor matik yang dibawa pulang Herman, panitia juga menyediakan 2 unit sepeda listrik serta berbagai perangkat elektronik dan perlengkapan rumah tangga.

Hasilnya? Luar biasa! Antusiasme masyarakat meletup-letup. Kuota pendaftar membludak mencapai 2.000 orang. Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan yang ketat, terkumpullah 1.520 labu darah. Angka ini jauh melampaui target awal 1.000 labu, menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus menguatkan.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moch Faruk, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi yang solid antara Polri, Pemerintah Kota (Pemkot), dan masyarakat dalam sebuah aksi kemanusiaan. Ini membuktikan bahwa semangat gotong royong kita masih sangat kuat,” tegas Faruk.

Beliau menambahkan, 1.520 labu darah yang berhasil dikumpulkan merupakan aset berharga yang akan menyelamatkan banyak nyawa.

Dampak Nyata: Stok Darah untuk Empat Wilayah

Pencapaian ini pun disambut gembira oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tasikmalaya. Rahmat Kurnia, Ketua PMI Kota Tasikmalaya, mengungkapkan bahwa tambahan stok darah yang melimpah ini akan menjadi penolong bagi masyarakat di empat wilayah sekaligus.

“Hasil yang fantastis ini tidak hanya akan dinikmati oleh warga Kota Tasikmalaya, tetapi juga akan kami distribusikan untuk membantu PMI di Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar. Ini adalah wujud gotong royong kemanusiaan yang nyata,” jelas Rahmat.

Dia juga membeberkan bahwa kebutuhan darah di wilayahnya belakangan ini mengalami peningkatan signifikan. “Kebutuhan darah kita sedang tinggi. Saat ini, setiap bulannya kami membutuhkan sekitar 3.000 labu darah, atau rata-rata 100 labu per hari. Kontribusi dari acara ini sangat vital untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” paparnya.

Senyum Sumringah Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Wakil Wali Kota, serta seluruh jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) ini, sukses menjadi sebuah ajang kebersamaan yang hangat. Bukan sekadar seremonial, momen ini menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat, dibingkai oleh semangat kedermawanan dan kepedulian sosial.

Kisah Pak Herman si Pak Hansip ini pun menjadi inspirasi bagi semua: setetes darah yang diberikan dengan tulus, tak hanya menyelamatkan nyawa orang lain, tetapi juga bisa membawa berkah yang tak terduga untuk diri sendiri.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.